Animo Masuk Sekolah Favorit Tetap Tinggi, Ratusan Siswa Berebut Kursi di SMAN 1 dan SMAN 2 Bangkalan
- Rusli Djunaidi
- 03 Jun, 2026
BANGKALAN I MaduraNetwork.id – Minat siswa untuk melanjutkan pendidikan di sekolah menengah atas negeri favorit di Kabupaten Bangkalan masih sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pengambilan Personal Identification Number (PIN) dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang telah mencapai ratusan siswa hanya dalam enam hari sejak dibuka.
Dua sekolah yang selama ini menjadi tujuan utama para lulusan SMP, yakni
SMAN 1 Bangkalan dan SMAN 2 Bangkalan, kembali mencatat tingginya antusiasme
masyarakat. Hingga Rabu (3/6/2026), jumlah pengambil PIN di kedua sekolah
tersebut terus bertambah seiring mendekati batas akhir pendaftaran.
Di SMAN 1 Bangkalan, jumlah pengambil PIN tercatat mencapai 430 siswa
hingga pukul 12.30 WIB. Sementara di SMAN 2 Bangkalan, sebanyak 320 siswa telah
melakukan pengambilan PIN hingga pukul 10.30 WIB pada hari yang sama.
Sebagai dua sekolah yang selama ini dikenal sebagai sekolah favorit di Bangkalan,
tingginya minat masyarakat tersebut bukanlah hal baru. Setiap tahun, kedua
lembaga pendidikan ini selalu menjadi incaran para calon peserta didik baru
karena reputasi akademik maupun prestasi yang dimiliki.
Kepala SMAN 1 Bangkalan, Jumali, mengaku bersyukur melihat tingginya
animo masyarakat terhadap sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, tren tersebut
tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, hingga hari keenam sejak dibuka pada 28 Mei lalu,
pengambil PIN sudah mencapai 430 orang,” ujar Jumali.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027, SMAN 1 Bangkalan tetap
membuka 11 rombongan belajar (rombel), sama seperti jumlah rombel siswa yang
lulus tahun ini. Dengan kuota yang terbatas, proses seleksi akan sepenuhnya
mengikuti ketentuan yang berlaku dalam sistem SPMB.
Menurut Jumali, mekanisme penerimaan siswa baru tahun ini dilakukan
melalui beberapa jalur, antara lain jalur prestasi, tes kemampuan akademik, dan
jalur domisili atau lokasi terdekat.
“Semua berjalan sesuai sistem dan aturan yang sudah ditetapkan. Jika
kuota sudah terpenuhi, maka peserta yang tidak masuk dalam sistem secara
otomatis tidak dapat diterima,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Bangkalan, Dwi Imam Arif, juga menyambut
positif tingginya jumlah pengambil PIN di sekolahnya. Ia menilai sistem yang
diterapkan dalam SPMB tahun ini memberikan kesempatan yang lebih luas kepada
siswa untuk menentukan sekolah sesuai pilihan mereka.
Meski demikian, Imam mengingatkan bahwa tingginya jumlah pengambil PIN
belum tentu berbanding lurus dengan jumlah pendaftar akhir. Sebab, dalam sistem
yang berlaku, calon siswa memiliki kesempatan memilih lebih dari satu sekolah
tujuan.
“Mereka mengambil PIN di sekolah kami, tetapi bisa saja pada akhirnya
memilih sekolah lain karena memang ada opsi untuk mendaftar di dua sekolah,”
katanya.
Kendati demikian, pihaknya tetap optimistis jumlah pendaftar akan tetap
tinggi hingga masa pengambilan PIN berakhir. Hingga hari keenam pelaksanaan,
sebanyak 320 calon siswa telah tercatat mengambil PIN di SMAN 2 Bangkalan.
Untuk tahun ini, SMAN 2 Bangkalan tetap membuka 12 rombongan belajar
guna menampung calon peserta didik yang lolos seleksi sesuai ketentuan.
“Pengambilan PIN akan ditutup pada 9 Juni mendatang,” pungkas Imam.
Tingginya minat masyarakat terhadap SMAN 1 dan SMAN 2 Bangkalan
menunjukkan bahwa kedua sekolah tersebut masih menjadi pilihan utama para siswa
di Kota Dzikir dan Shalawat. Di tengah persaingan yang semakin ketat,
pelaksanaan SPMB tahun ini diharapkan dapat berlangsung transparan, objektif,
dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik. (rd)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


